Teks kutbah Uas tentang rasa kasi sayang
Di antara perbedaan manusia dengan binatang,dengan tumbuh-tumbuhan,dengan makhluk yang lain adalah adanya perasaan, ada rasa malu,ada rasa sayang.
Jika dikatakan binatang juga ada rasa sayang,
maka itu adalah insting, bawaan yang sudah dikaruniakan Allah swt.
“INNALILLAHI MINNATARROHMATIN” sesungguhnya Allah
SWT punya 100 Rahmat, lalu 99 rahmat itu digenggam dalam qudrat dan iradat
Allah SWT,dan satu rahmat kasih sayang itu dibagi Allah kepada seluruh makhluk.
Karena satu rahmat itulah se ekor singa tidak memakan
bangkainya, tidak memakan anaknya,se ekor burung gagak yang garang tidak memakan telurnya
selapar apapun dia , se ekor gajah tidak
akan menginjakan anaknya yang baru lahir karena masih ada rasa, rasa kasih
sayang.
Tapi ketika manusia, sudah tercabut kasih sayang
dalam hatinya,maka kita menyaksikan di televisi, membaca dikoran, kita mendengar, bagaimana se
orang perempuan yang katanya berhati lembut, yang katanya penyayang, tapi
membuang buah hati belahan jiwanya, janinnya, kedalam plastic sampah, dimasukan
kedalam saluran air, dimasukan kedalam w.c, tanpa ada belas kasih sama sekali.
Oleh sebab itu Allah mengatakan “ULA IKA KAL AN
AM” mereka seperti binatang, bahkan lebih buruk, lebih parah daripada binatang.
Begitulah manusia, ketika dia menggunakan potensi
yang ada pada dirinya, maka dia lebih mulia dari pada malaikat, “ WA IZKULNA
LIL MALAIKATI SUJUDI LIL ADAM” ketika kami katakan kepada para
malaikat,sujudlah kamu kepada adam “PASSAJADUU” semuanya bersujud, menunjukan
manusia yang memiliki rasa, yang memiliki kemuliaan, maka dia dimuliakan Allah
SWT.
Islam mengajarkan rasa kasih sayang, karena rasa
kasih sayang itulah nabi mengatakan”jangan kalian buang air kecil dilubang
tanah, karena dilubang tanah itu ada serangga,didalam lubang tanah itu ada
makhluk yang lebih tua dari pada kita, salah satu sebabnya adalah dalam lubang
tanah adalah tempat makhluk lain yang bernama jin, setiap dikatakan manusia,
maka jin lebih dulu disebutkan, WAMA KHOLAKTUL
JINNI WAL INSI, ALLAZI YUWASWISU PISUDURINNAS MINAL JINNATI WANNAS.
Kalau ada agama yang mengajarkan
berprikemanusiaan,maka islam tidak hanya mengajarkan berprikemanusiaan, tapi
juga menghormati makhluk lain,jangan membuang air panas disembarang tempat
mungkin ada makhluk lain yang terkena.
Untuk apa puasa sebulan penuh,mempertajam
rasa,merasakan sakitnya lapar,merasakan pedihnya haus,merasakan rasa orang
susah,maka orang yang tinggi rasanya, rasa takut kepada ALLAH dialah orang yang
paling mulia dihadapan Allah SWT,
JAMAAH JUMAAT
YANG DUMULIAKAN ALLAH SWT,,,
Perenungan buat kita bersama,apakah shalat kita
selama ini membuat kita merasa takut, apakah puasa kita selama ini merasa
peduli, kalau ibadah kita membuat kita merasa takut merasa peduli,merasa
khawatir,berarti insya Allah itulah tujuan dari ajaran Islam, tapi kalau
ibadah-ibadah itu hanya membuat kita merasa hebat, merasa angkuh,merasa
sombong,maka ingatlah, LAYAD KHULUL
JANNAH “tak masuk syurga” MAN KANA PI QOLBIHI” siapa yang ada didalam hatinya”MISQOLA
HABBATIN MINHOBRAN MINKIBRIN” ada sombong, walaupun sebesar biji sawi,merasa
angkuh,merasa lebih hebat,merasa lebih mulia merasa penghuni syurga.
UD ’U ILA SABILI ROBBIK “ajak orang kejalan
tuhan,ajak orang kejalan Allah,BILHIKMAH “dengan kata-kata yang
santun,----dengan suri tauladan, contoh,perbuatan yang nyata,bukan teori, andai
dia tidak mempan dengan kata-kata, tidak juga bias menerima perbuatan,dia perlu
didebat, WAJADILHUM debatlah mereka,”BILLATI HIYA AHSAN” debatlah dengan cara
yang santun,ayat itu ditutup dengan “INNA RABBAKA HUWA A’LAMU MIN RODOL A’ZABIHI “ ingat Allah lebih tau siapa yang
dapat hidayah,”WAHUWA A’LAMU BILMUHTADIN”Allah tau siapa yang sesat,Allah tau
siapa yang kafir,dan Allah tau siapa yang dapat hidayah, kita tidak boleh
berburuk sangka kepada orang lain,”YA AYYUHALLAZII NA”AMANU” hai orang beriman
“IJTAMI U KASIRON MINAZON”Jauhilah prasangka,”INNA BAKDAL ZON ISMUN” karena
sebagian prasangka adalah dosa, iya kalau prasangka kita benar, kalau salah,
pahala tidak dapat, dosa sudah pasti dicatat.
JAMAAH JUMAT
YANG DIMULIAKAN ALLAH SWT,,,
Ketika ada orang hari ini merasa pintar,merasa
hebat,merasa sempurna, maka kita dengan agama ini dididik,untuk pandai
merasa,bukan merasa pandai, pandai-pandai merasakan perasaan orang lain,
LAYUKMINU AHADUKUM kamu tidak beriman HATTA YUHIBBU LI AKHI sampai kau merasa
sayang kepada saudaramu, MAYUHIBBU LINAFSI sama seperti sayang pada diri
sendiri, rasa takut, rasa sayang,rasa iba, tak sampai hati memakan harta orang
lain, sampai hati mengurangi timbangan orang lain,rasanya sudah lama mati,sampai
mati memakan harta orang lain,rasanya sudah lama padam,tapi dia juga tetap
merasa muslim,dalam setiap shalatnya dia katakana kepada tuhan,ia katakan
dihadapan Allah ta’ala, INNA SHOLATI,WANUSUKI,WAMAHYAYA,WAMAMATI,LILLAH,,
Maka sesungguhnya,dia bukan lagi Hamba Allah,dia
hamba syetan,ia memperturutkan hawa nafsu syetannya.
Dia katakana WAJJAHTU WAJHIYA LILLAZII
PATAROSSAMAWATI aku hadapkan wajahku,kepada dia yang menciptakan,langit dan
bumi HANIPAN aku condong kepada kebenaran,MUSLIMAN aku berserah kepada Allah,,
Ucapanmu dusta,kata-katamu palsu, engkau tidak
berserah diri kepada Allah,tapi engkau berserah kepada hawa nafsumu,engkau
berserah kepada keinginan sifat tamakmu,tak engkau
pedulikan,tetangga,sahabat,kawan,kerabat,orang-orang yang berada disekeliling
kita,mereka juga punya rasa,tapi karena kita lebih terhormat,lebih hebat,mereka
pendam rasanya itu,lalu kemudian sampai akhirnya kita akan berada dipengadilan
Allah SWT,
Rasa malu,hari ini orang tidak lagi merasa malu
memakan harta orang lain,tidak lagi merasa malu memperbuat maksiat,sebagaimana
kita dengar cerita dari guru,orang-orang tua kita, pada tahu70 an 80 an
laki-laki perempuan berjalan dengan orang yang tidak mahrom, malu dilihat orang
lain, malu dilihat tetangga,malu dilihat malaikat, hari ini kita pula yang
memandang yang merasa malu, yang dipandang tidak ada rasa malu
sedikitpun,kemana rasa itu hilang, bukankah manusia yang dulu itu juga manusia
yang sekarang,didalamnya masih ada darah,tulang,daging,sumsum,hati,tapi kenapa
rasa itu hilang ada apa dengan makhluk ini, apakah dia salah makan,apakah dia
salah pikiran, itu semua berawal dari salah pemahaman, salah paham, dengan
kehidupan.
Berawal dari salah mengerti,lalu kemudian salah
berfikir,salah bicara, salah berbuat,maka mari kita pahami agama ini dengan
benar,jangan sampai kita salah, seorang arsitek insinyur, salah membangun
jembatan,satu jembatan akan roboh,tapi begitu kita salah memahami agama, salah
memahami kehidupan singkat, hanya 63 tahun kalau sampai, tapi azab yang akan
kita terima KHOLIDINA PIHA ABADA kekal selama-lamanya.
Makanya yang pertama kali kita minta
selamat,ALLAHUMMA INNANAS ALUKA SALAMATAN PIDDIN,selamat dalam pemahaman agama,
laki2 yang baligh,berakal,tidak musafir,tidak sakit paling tidak dia
mendengarkan ajaran agama, wajib baginya sekali mendengarkan kutbah jumaat,
Puncak dari pengamalan islam adalah ilmu yang
benar, ilmu yang benar,melahirkan amal yang benar,amal yang benar akan
melahirkan rasa yang benar,rasa takut,rasa cemas,rasa iba,rasa kasihan`
Beberapa menit menjelang shalat jumaat
dilaksanakan maka kita merenung sejenak,adakah rasa itu didalam hati kita, mari
kita Tanya kelubuk hati yang dalam, apakah kita merasa zolim memakan harta
orang lain, apakah kita merasa pembuat onar ketika sudah menganiaya orang lain,
ketika rasa itu ada bersyukurlah kepada Allah,tapi ketika sudah tidak ada
sesungguhnya kita mati rasa.
Lumpuh kaki menderita,diatas kursi roda, tidak
dapat shalat dengan sempurna, tapi ada yang lebih mengerikan,lumpuh rasa, kita
tidak punya rasa lagi,tidak ada rasa iba kepada saudar,tidak ada lagi rasa
takut kepada Allah,inilah orang-orang putus rasa.
Sakit bukan azab, sakit adalah cara Allah
menghapuskan dosa,mati bukan azab,mati bukan azab, mati adalah cara Allah
membuat orang berhenti berbuat dosa,miskin bukan azab, miskin adalah salah satu
ujian Allah yang diberikan kepada nabi-nabinya dan orang saleh.
Azab yang sebenar azab adalah,ketika rasa itu
dicabut didalam hati, KHOTAMALLAHU ALA KULU BIHIM hati mereka terkunci
tertutup,ketika rasa dicabut didalam hati ,WA
ALA SAMIHIM telinga mereka tersumbat WA ALA ABSORIHIM mata mereka
terkunci, hati tertutup,telinga tersumbat,mata terkunci, inilah azab yang
paling menyakitkan, azab didunia sebelum azab neraka jahannam menyala yang
membakarnya kekal abadi KHOLIDINA PIHA ABADA
DURIBAT ---mereka akan dihinakan, mereka akan
dijungkir balikan kedalam neraka jahannam,
Komentar
Posting Komentar