Kutbah jum'at tentang Palestina menggugah hati
Jamaah Jum’at yang berbahagia...
Masih ingatkah kita dengan sebuah tempat yang Allah
Ta’ala telah memperjalankan hamba-Nya yang mulia yaitu Rasulullah Sallallahu
Alaihi
Wassallam pada satu malam, untuk menuju Sidratul
Muntaha. Allah Ta’ala
berfirman :
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan
hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidilaqsa yang
telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian
tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
Sungguh suatu kemuliaan jika kita diberi taufiq dan
inayah dari Allah untuk melaksanakan ibadah di mesjid mulia ini.
Adapun masjidil aqsha keamanan dan kenyamanan
disana telah dirusak oleh zionis israil la'natullahu alaihi.
Jamaah jumat yang dirahmati Allah..
negeri
Palestina yang hari ini sedang dibombardir oleh Yahudi Zionis Israil, sungguh
peristiwa berdarah dan tanpa berperikemanusiaan ini merupakan pemandangan yang
sangat menyayat dan memilukan hati. Betapa tidak, di hadapan hampir dua milyar
kaum muslimin seluruh dunia, kaum Yahudi Zionis Israil dengan angkuhnya
memamerkan kezaliman dan kedurjanaan mereka. Sungguh kita tidak boleh tinggal
diam tanpa ada upaya pembelaan dari kita untuk saudara-saudara kita yang
tertindas dan terzalimi tersebut.
Sementara
Anak-anak kecil saudara muslim kita di palestina. Berlari, menyerbu dan
menerjang tentara yahudi yang bersenjatakan laras baja.
Lihat jamaah skalian,mereka beradu dengan bom dan
peluru Hanya dengan bebatuan krikil. Bocah-bocah kecil muslimMenerjang tiada
gentar, Memburu tiada ragu, Ini semua bukan di negeri khayalan,
Ini semua kejadian nyata yg ada di sana,Di tanah
kelahiran para Nabi,di bumi Palestina.
Tak ada paksaan untuk mereka bergerak, Tak ada pula
hadiah atau THR sebagai pengganti luka-luka mereka, Itu semua mereka lakukan
karena menginginkan keridhoan Allah semata, menginginkan surga Allah, Dan bumi
Palestina bisa merdeka,dari tangan yahudi Laknatullah.
Jamaah jumat yang dirahmati Allah..
Jika mereka ditanya mengapa mereka tdk mengungsi
saja ke tempat lain? Mereka menjawab :
Jika kami keluar dari tanah ini, maka siapa lagi
yang akan menjaga masjidil aqsha?
Siapa lagi yang akan menjaga tanah kelahiran para
nabi?
Biarlah kami tetap disini, mewakili kalian seluruh
umat islam didunia ".
Jawaban Ini, membuat kita tertusuk, tidakkah kita
sadar bahwa mereka disana sebenarnya sedang mewakili kita melindungi tanah suci
palestina, menggantikan kewajiban kita tuk menjaga warisan umat.
Tidak jarang, seorang anak mencari ayahnya yang tak
kunjung pulang sambil bertanya tanya,
“Ayah..!! mengapa mereka jauhkan aku darimu?
Mengapa mereka menangkapmu tanpa memberi kesempatan
untuk memeluk dan menciumku meski hanya sekali saja, atau mengusap air mata Ibu
sekali saja.
setiap hari si kecil bertanya kepada sang matahari,
apakah ayahku akan kembali pada suatu hari, ataukah dia telah pergi selamanya
sampai hari qiyamat.
Mereka pun tidak memberikan kesempatan untuk
memeluk Ibunya dan menghapus air matanya…
Tanpa sadar mereka mengingatkan kita semua yang
setiap pagi bebas mencium pipi anaknya, atau seorang anak bebas memeluk dan
mncium bapak ibunya, untuk senantiasa
mensyukuri nikmat besar tiada tara
tersebut.
Jamaah sholat jumat rahimakumullohu...
Indonesia adalah negeri yang berpenduduk muslim
terbanyak di punggung bumi ini.
Tahukah kita,
bahwa Saudara saudara kita yang ada di Gaza, seringkali berkhayal untuk
terlahir di negri kita ini.
dengan penuh rasa takjub akan kemakmuran dan
kesejahteraan Negri kita yang aman, kaya, dzamrud khatulistiwa nan subur.
ibu-ibu dengan mudah menyusui bayi-bayinya, susu
formula bayi dengan mudah didapatkan di toko-toko dan para wanita hamil dengan
mudah bersalin di rumah sakit yang mereka inginkan.
tidak seperti di bumi palestina. Tidak jarang tentara
Israel menahan mobil ambulance yang akan mengantarkan wanita wanita yg ingin
melahirkan di rumah sakit, hingga wanita tersebut pun terpaksa melahirkan di
atas mobil, jamaah skalian..!
Begitu beratnya ujian saudara saudari kita di
Palestina.
Alhamdulillah dinegri kita yang kaya Raya, Makmur,
yang katanya orang orangnya sopan dan beradab,
Namun sungguh memilukan, tidak sedikit kasus
pembuangan bayi yang tidak jelas siapa ayah dan ibunya.
Terkadang ditemukan mati di parit-parit, selokan,
dan tempat sampah.
Dan ternyata negri kita ini adalah negri yang
tertinggi kasus aborsinya untuk wilayah Asia.
Astaghfirullah...
Ada apa
dengan negeri ini? Apakah karena di
negeri ini tidak ada konflik bersenjata seperti di gaza, sehingga orang bebas
dan bisa melakukan hal hina seperti itu? Sepertinya kita belum menghargai arti
sebuah nyawa, terlebih jika dia adalah nyawa seorang muslim.
Memang hampir setiap hari di Gaza, kita menyaksikan
bayi-bayi berguguran mati. Namun, mereka mati bukan di selokan-selokan apalagi
di tempat sampah. Mereka in sya Allah mati syahid jamaah..! Mati syahid karena
serangan roket tentara Israel!
Kita menyaksikan mereka ditemukan tak bernyawa lagi
di pangkuan ibunya, di bawah puing-puing bangunan rumah mereka, yang hancur
oleh serangan Zionis Israel.
Hadirin sidang salat Jum’at yang berbahagia....
Sebuah kewajiban besar bagi setiap muslim untuk
menumbuhkan selalu
akan kecintaan kepada negeri Palestina, Yang
merupakan tanah dan negeri warisan sang khalifah Umar bin Khattab.
#Kutbahjumattentangpalestina#kutbahjumat#palestina#mesjidilaqsopalestina
Komentar
Posting Komentar